Lifescifi

Dalam acara Bioenergy Goes to Campus Chapter #15, Dosen Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB, Anggit Raksajati, S.T., Ph.D., berbagi wawasan sebagai pembicara utama. Seminar ini dikelola oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) bekerja sama dengan Asosiasi Biogas Indonesia (ABgI), dan berlangsung di Multipurpose Hall CRCS ITB Kampus Ganesha pada Rabu (30/08/2023).

Dalam presentasinya, Anggit Raksajati membahas temuan penelitiannya mengenai teknologi pemurnian biogas menjadi biometana sebagai alternatif bahan bakar gas (BBG). Kolaborasi penelitian ini melibatkan ITB, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), PT Perkebunan Nusantara 5 (PTPN5), dan PT Aimtopindo Nuansa Kimia.

Prinsip teknologi yang dikembangkan adalah absorpsi fisik. Proses ini melibatkan penggunaan kompresor untuk menaikkan tekanan biogas dari atmosfer menjadi tinggi, diikuti dengan penyiraman biogas menggunakan air murni dalam scrubber untuk menghilangkan CO2. Setelah itu, CO2 yang terlarut dalam air dipisahkan melalui proses stripper, menghasilkan biometana yang hampir bebas dari CO2.

Teknologi ini telah diuji lapangan menggunakan pilot plant berkapasitas 60 m³/jam biogas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa biometana yang dihasilkan memenuhi spesifikasi SNI 9164 tahun 2023, dengan tingkat CO2 kurang dari 5%. Lebih lanjut, biometana ini juga telah diujikan pada truk sebagai bahan bakar.

Dalam konteks ini, Anggit Raksajati menyoroti potensi besar penggunaan biometana sebagai opsi bahan bakar alternatif di Indonesia, khususnya dalam upaya mengurangi emisi CO2. Ia menekankan bahwa perusahaan-perusahaan, termasuk yang bergerak di bidang kelapa sawit, semakin tertarik untuk mengubah biogas menjadi biometana. Ini menciptakan peluang besar bagi mahasiswa yang tertarik dalam studi bioenergi.

Seminar Bioenergy Goes to Campus Chapter #15 ini menjadi platform penting untuk berbagi pengetahuan dan hasil penelitian terkini di bidang energi terbarukan dan konservasi energi. Selain itu, acara ini memperkuat kerjasama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri, mengarah pada pengembangan solusi berkelanjutan untuk masa depan energi Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *